Sabtu, 25 Agustus 2012

Sejarah Santo Yosef



Seorang tukang kayu yang miskin dan keturunan langsung dari keluarga Daud, St. Yosef dipilih Allah dari semua pria di bumi ini, untuk menjadi ayah dari Yesus Kristus.
Seorang pria biasa yang dimuliakan,ditingkatan penghormatan tertinggi yang dapat terjadi.
Ia segera menerima hal ini dan petunjuk-petunjuk lainnya dari Allah, dan tidak pernah melalaikan tugas serta tanggung jawab kepada keluarganya.
Karenanya, St. Yosef melambangkan peran Bapa-Pelindung. Banyak Orang Kudus memohon perlindungan St. Yosef. Novenanya dianggap amat kuasa dan orang dapat mengucapkannya untuk semua kesulitan.
St. Teresa dari Avilla mengatakan: “Hingga hari ini, aku tidak ingat, pernah memohon sesuatu melalui St. Yosef, yang tidak dikabulkan. Benar-benar mengagumkan, kebanyakan anugrah-anugrah Allah yang besar kepadaku, adalah melalui perantaraan Orang Kudus ini.”
Di Itala, dimana pestanya merupakan liburan keagamaan yang besar, St. Yosef dipercayai memilih kekuatan dan kuasa untuk mematahkan segala hukum alam.
Dikatakan bahwa karena Yesus selalui mematuhi Yosef ketika menjadi bapaNya di bumi, Yosef pun dianggap berwenang sama di surga.
Keterangan satu-satunya yang didapatkan mengenai St. Yosef ditulis dalam Injil, karena kesucian perkawinannya dengan Maria, seringkali dianggap bahwa ia sebagai orang yang lebih tua. Hal ini adalah tidak mungkin, mempertimbangkan usahanya yang luar biasa kuat dalam melindungi Keluarga Kudus.
Dalam seni, ia biasanya dilukiskan memegang setangkai bunga bakung lambang kemurnian. Beberapa patung melukiskannya sedang menggendong Bayi Yesus.
Keterangan terakhir mengenai Yosef dalam Injil adalah pada waktu Yesus berusai 12 tahun dan meninggalkan orangtuanya untuk mengajar di Bait Allah. Dipercayai bahwa Yosef meninggal sebelum perkawinan di Kana. Karena ia menikmati suatu keluarga yang sempurna bersama Yesus dan Maria, maka ia juga dipercayai bahwa Yosef meninggal dalam kebahagiaan, bersama isteri dan Puteranya di sampingnya. Inilah sebabnya St. Yosef diangkat sebagai pelindung kematian yang bahagia.
Karena hidupnya sebagai seorang tukang kayu, ia dianggap sebagai Pelindung Para Pekerja. Seringkal ia dimohon oleh orang-orang yang butuh pekerjaan. Di Amerika Serikat, orang-orang menguburkan patungna terbalik di dalam tanah-tanah atau rumah yang sulit terjual.

Seorang tukang kayu yang miskin dan keturunan langsung dari keluarga Daud, St. Yosef dipilih Allah dari semua pria di bumi ini, untuk menjadi ayah dari Yesus Kristus.
Seorang pria biasa yang dimuliakan,ditingkatan penghormatan tertinggi yang dapat terjadi.
Ia segera menerima hal ini dan petunjuk-petunjuk lainnya dari Allah, dan tidak pernah melalaikan tugas seta tanggung jawab kepada keluarganya.
Karenanya, St. Yosef melambangkan peran Bapa-Pelindung. Banyak Orang Kudus memohon perlindungan St. Yosef. Novenanya dianggap amat kuasa dan orang dapat mengucapkannya untuk semua kesulitan.
St. Teresa dari Avilla mengatakan: “Hingga hari ini, aku tidak ingat, pernah memohon sesuatu melalui St. Yosef, yang tidak dikabulkan. Benar-benar mengagumkan, kebanyakan anugrah-anugrah Allah yang besar kepadaku, adalah melalui perantaraan Orang Kudus ini.”
Di Itala, dimana pestanya merupakan liburan keagamaan yang besar, St. Yosef dipercayai memilih kekuatan dan kuasa untuk mematahkan segala hukum alam.
Dikatakan bahwa karena Yesus selalui mematuhi Yosef ketika menjadi bapaNya di bumi, Yosef pun dianggap berwenang sama di surga.
Keterangan satu-satunya yang didapatkan mengenai St. Yosef ditulis dalam Injil, karena kesucian perkawinannya dengan Maria, seringkali dianggap bahwa ia sebagai orang yang lebih tua. Hal ini adalah tidak mungkin, mempertimbangkan usahanya yang luar biasa kuat dalam melindungi Keluarga Kudus.
Dalam seni, ia biasanya dilukiskan memegang setangkai bunga bakung lambang kemurnian. Beberapa patung melukiskannya sedang menggendong Bayi Yesus.
Keterangan terakhir mengenai Yosef dalam Injil adalah pada waktu Yesus berusai 12 tahun dan meninggalkan orangtuanya untuk mengajar di Bait Allah. Dipercayai bahwa Yosef meninggal sebelum perkawinan di Kana. Karena ia menikmati suatu keluarga yang sempurna bersama Yesus dan Maria, maka ia juga dipercayai bahwa Yosef meninggal dalam kebahagiaan, bersama isteri dan Puteranya di sampingnya.

Inilah sebabnya St. Yosef diangkat sebagai pelindung kematian yang bahagia.
Karena hidupnya sebagai seorang tukang kayu, ia dianggap sebagai Pelindung Para Pekerja. Seringkal ia dimohon oleh orang-orang yang butuh pekerjaan. Di Amerika Serikat, orang-orang menguburkan patungna terbalik di dalam tanah-tanah atau rumah yang sulit terjual.

Tidak ada komentar: